Menunggu tagihan di sebuah, cici
si pemilik toko kok ya sepertinya ganjen sekali, pas salesnya ganteng sengaja
dilama-lamain coba klo aku baru masuk sudah dikasi BG ngga isi basa-basi (
tidak sengaja mengaku diri tak ganteng) Tak tik tak tik tak tik suara jam ini
begitu keras, jadi ingat kembali percakapan dengan ketidakjalasan keseriusan
apa yang dia katakan pada saat percakapan itu terjadi. Jika coba kurangkai
kembali mungkin seperti ini percakapannya. Anggap saja klo D itu dia sang
temanku dan A itu aku Bagus Hermawan cowok ganteng asli bali (hehehehe kalimat
terakhir tak perlu dipercaya)
A : Wuihhh jam mu bagus de? Dije meli
(beli diamana)?
D : Ya baguslah… kenapa pengen
ya???
A : (dalam hati berkata pengenpun
hanya akan menjadi sekadar pengen anak penyadap karet mana mungkin bisa punya
barang bagus) dan akhirnya Cuma menjawab “ Nanya bukan berarti pengen kan?”
D : ohhh, kamu tau ngga gimana
cara membedakan jam mahal dan jam murah?