Postingan ini kutulis sebagai ugkapan
syukur dari dalam lubuk hati yang paling dalam... dalam banget sampai kiranya
ngga bisa keukur dalamnya.. Yahhhh puji syukur kupanjatkan pada Tuhanku Ida
Sang Hyang Widhi Wasa karena sampai saat ini di detik ini aku masih bisa diberi
kesempatan untuk berbafas, berfikir, berkata dan berbuat di dunia ini. Mencoba
untuk selalu berusaha untuk menjadi manusia yang lebih baik dari hari keharinya
walaupun aku sadar bahwa dalam kehisupan ini kita sebagai manusia tidaklah pernah
luput dari noda dan dosa.
Banyak orang bilang kalau nafas ini adalah
titipan dari yang Maha Kuasa dan kita sebagai pihak yang menerima titipan tidak
pernah tahu kapan akan di ambil kembali olehNya. Mulai awal tahun 2012 ini ada
dua kejutan menyesakkan yang aku terima... Kejutan berita diambilnya kembali
nafas yang dititipkan Tuhan kepada beberapa orang yang sungguh teramat sangat
kami cintai. Berawal dari kepergian Ratu Kakyang (Kakek) yang begitu aku
cintai, sebagai cucu yang tidak tinggal serumah dengan beliau rasanya ada
sesuatu yang belum bisa aku persembahkan sampai tiba masanya beliau harus
menghadap Tuhan, sebagai cucu tertua aku merasa
tidak
tidak